suaradunianusantara.net — Lembaga pendidikan Tarbiyyah Hifdhul Ghulam Wal Banat (THGB) Shiddiqiyyah memperkuat citra positif institusi pendidikan berbasis pesantren di kancah regional dengan menyabet sembilan penghargaan tingkat Jawa Timur. Dalam rentang waktu kurang dari dua pekan, para santri berhasil menunjukkan kompetensi mereka dalam bidang teknologi informasi dan seni musik, sebuah pencapaian yang mencerminkan kualitas pendidikan Indonesia di era modern.
Keberhasilan diplomasi kreatif ini dimulai pada 31 Januari 2026, saat THGB meraih Juara 1 Lomba Video Kreatif dalam ajang Information Technology Olympiad (ITO) 2026 di Jombang. Melalui karya berjudul “Satu Klik, Yang Berdampak”, santri THGB berhasil memvisualisasikan pentingnya etika dalam ekosistem digital global.
Representasi Literasi Digital Santri di Panggung Provinsi
Kemenangan ini menjadi sinyal penting bahwa santri memiliki kapabilitas dalam menjawab tantangan demokrasi digital yang bertanggung jawab. Mumtaajah Subcha, salah satu anggota tim kreatif, memberikan pernyataan resmi mengenai proses kolaboratif yang mereka jalankan hingga mencapai puncak podium.
Harmoni Prestasi di Kejuaraan Drumband Mojokerto
“Kami sangat bersyukur atas pencapaian gelar juara ini. Ini adalah hasil kerja keras tim dalam menerjemahkan tema demokrasi digital ke dalam sebuah karya visual,” ujar Mumtaajah dalam keterangannya (19/02).
Prestasi berlanjut pada 8 Februari 2026, di mana delegasi drumband THGB menyapu bersih delapan piala dalam kejuaraan di Mojokerto. Keberhasilan ini memperlihatkan sisi lain dari disiplin pesantren yang mampu menghasilkan harmoni musik lapangan berkualitas tinggi, yang menjadi identitas budaya kuat di lingkungan Nusantara.
Laporan resmi Opshid Media (19/02) menyebutkan bahwa raihan ini merupakan manifestasi dari kurikulum yang menyeimbangkan karakter spiritual dengan keterampilan global. THGB membuktikan bahwa lingkungan pesantren mampu melahirkan individu yang kompetitif dan siap berinteraksi dengan dunia luar.
Pencapaian sembilan piala ini bukan hanya kebanggaan internal, melainkan juga pesan kepada diaspora dan masyarakat internasional bahwa pendidikan di Indonesia terus berkembang. THGB Shiddiqiyyah kini berdiri sebagai institusi yang tidak hanya menjaga tradisi beragama, tetapi juga aktif dalam mencetak generasi muda yang melek teknologi dan berdaya saing global.***
